3 Alasan Mengapa Perusahaan Ecommerce Sebaiknya Membuka Pop-Up Store

Pop-Up Store

Dengan pertumbuhan industri ecommerce di Indonesia yang sangat pesat, baru-baru ini mulai banyak brand retail offline mulai beramai-ramai menjajaki industri ecommerce. Beberapa contohnya seperti Linea, Planet Sports, The Goods Dept dll.

Internet telah membuat akses & pertukaran informasi saat ini sangatlah cepat. Melalui website ecommerce retailer offline dapat menampilkan semua SKU produk yang mereka miliki. Sehingga customer bisa melihat semua variasi produk secara online, yang mungkin tidak tersedia di retail offline terdekat. Kebanyakan customer yang mengetahui brand tersebut hanya menggunakan website untuk melihat-lihat produk & tetap melakukan pembelian di toko retail. Karena di toko offline mereka bisa melihat & mencoba langsung barang yang akan dibeli.

Di sisi lain, sangat jarang pemain bisnis online yang mulai dari website ecommerce memiliki presence di offline retail. Sangat dimaklumi bahwa strategi berbisnis offline & online sangatlah berbeda. Dimana biaya yang diperlukan untuk menyewa space offline sangatlah mahal, dan ditambah lagi mereka harus bersaing dengan retail brand offline.

Hanya saja, dengan maraknya trend pop-up store di Indonesia saat ini, pemain ecommerce dapat memanfaatkan momentum ini untuk membuka toko fisik untuk berjualan sekaligus branding secara offline.

Mengetahui hal tersebut, jika Anda selama ini hanya berjualan secara online, berikut adalah keuntungan yang bisa Anda dapat dari mengikuti event-event pop-up store:

1. Melakukan test produk terbaru

Kebanyakan customer enggan untuk melakukan pembelian ketika mereka belum mencoba produk tersebut, terutama jika produk tersebut baru. Dengan membuka pop-up store, Anda bisa mengundang customer Anda & memperkenalkan produk terbaru Anda.

Anda bisa membuka pop-up store di dekat lokasi customer Anda yang bisa dilihat dari mayoritas alamat pengiriman pesanan di website Anda.

2. Meningkatkan branding toko online Anda

Jika Anda mengandalkan SEO sebagai kontributor trafik yang paling utama, Anda mungkin akan kehilangan segmen customer yang tidak mencari berdasarkan keyword ketika membeli barang. Dikarenakan tidak semua barang memiliki keyword yang mudah untuk ditemukan ketika Anda mencarinya. Customer harus mengetahui mengenai brand Anda dan produk yang Anda jual sebelum mereka membeli produk tersebut.

Melalui presence di pop-up store, Anda dapat memperkenalkan brand Anda secara langsung kepada customer. Anda juga bisa memperlihatkan variasi produk yang And jual, sehingga customer bisa mengingat brand Anda disaat mereka membutuhkan produk tersebut.

3. Meningkatkan penjualan

Data menunjukkan bahwa porsi belanja offline masih mendominasi pengeluaran seseorang dibandingkan dengan porsi belanja online. Dengan membuka pop-up store, Anda mendapatkan benefit melalui penjualan offline.

Manfaatkan momentum-momentum yang bersifat tahunan seperti hari raya lebaran, jakarta fair ataupun pop-up market yang sedang trend disekitar Anda untuk meningkatkan penjualan Anda. Selain menarik audience yang sangat banyak, orang memiliki kecenderungan membeli lebih pada momentum tersebut jika barang yang ditawarkan sesuai.

Sumber : HubSpot

Join Us

Artikel - Artikel Terkait