4 Cara Promosi Bisnis Melalui Media Sosial yang Tepat

4 Cara Promosi Bisnis Melalui Media Sosial yang Tepat

Penggunaan media sosial telah mendominasi ranah internet. Di Indonesia, jumlah pengguna media sosial sudah mencapai angka 74,2 juta per 2016 lalu. Data ini diambil dari riset yang dilakukan oleh Statista. Bahkan pada 2023 nanti, jumlah tersebut diprediksi akan meningkat hingga 103,1 juta. Dengan jumlah pengguna sebanyak itu, tidak mengherankan kalau akhirnya banyak pebisnis yang memakai media sosial untuk mempromosikan produk mereka.

Anda pun mungkin juga sudah berencana untuk promosi bisnis melalui media sosial, tetapi masih bingung cara memulainya. Untuk membantu Anda, berikut ini beberapa cara promosi bisnis yang bisa Anda terapkan menggunakan media sosial.

Tentukan tujuan yang ingin dicapai

First thing first, selalu tentukan tujuan. Tanpa adanya tujuan atau target, Anda hanya akan berjalan tanpa arah. Selain itu, Anda juga akan kesulitan untuk mengukur dan menilai apakah promosi media sosial Anda berjalan sukses. Namun, dalam menentukan tujuan pun tidak boleh sembarangan. Terapkan konsep SMART, bahwa tujuan Anda haruslah specific, measurable, attainable, relevant, dan timely.

Pastikan pula tujuan media sosial Anda memiliki impact yang berarti terhadap bisnis Anda. Jadi, daripada hanya menarget “500 followers dalam sebulan”, Anda bisa menentukan tujuan yang lebih impactful seperti “meningkatkan konversi hingga 30% dalam tiga bulan”.

Pilih media sosial yang paling tepat

Ada banyak media sosial yang tersedia saat ini, tetapi tidak semuanya cocok dengan cara promosi bisnis Anda. Oleh sebab itu, lakukan riset singkat untuk mengetahui mana yang sesuai dengan tujuan Anda. Misalnya, jika bisnis Anda menjual sepatu untuk generasi milenial, Instagram bisa menjadi platform yang tepat karena memang saat ini kebanyakan milenial menggunakan Instagram. Di Instagram pula, Anda bisa menunjukkan foto-foto produk Anda semenarik mungkin.

Berbeda lagi jika misalnya bisnis Anda lebih “serius”, contohnya menjual software HR. LinkedIn mungkin akan lebih sesuai karena memang image dan sifatnya yang lebih profesional. Anda bisa menggunakan LinkedIn untuk berbagi konten-konten terkait HR. Kalau memang ingin lebih santai, Twitter juga bisa dimanfaatkan. Apalagi sekarang sudah ada fitur Thread yang memungkinkan Anda untuk membuat rangkaian tweets secara lebih mudah.

Optimalkan konten grafis sesering mungkin

Sebisa mungkin, cantumkanlah konten grafis pada post Anda di media sosial, bisa dalam bentuk foto biasa, video, atau infografis. Bahkan jika Anda misalnya mengunggah post dalam bentuk tulisan di Facebook atau platform media sosial lain, sebaiknya cantumkan pula konten grafis yang masih relevan.

Beberapa studi juga sudah menunjukkan bahwa konten digital yang disertai visual akan lebih mudah menarik perhatian orang dan meningkatkan engagement. Salah satunya adalah Twitter. Berdasarkan data internal mereka, kemungkinan pengguna melakukan engagement di Twitter tiga kali lebih tinggi jika tweet tersebut disertai elemen visual seperti foto, video, GIF, atau infografis.

Cross promote media sosial bisnis Anda

Ada berapa banyak media sosial yang Anda pilih sebagai platform untuk cara promosi bisnis Anda? Bagi yang menggunakan lebih dari satu media sosial, optimalkan performanya dengan melakukan cross promote. Melalui strategi ini, Anda bisa mempromosikan akun media sosial satu di media sosial lainnya.

Misalnya, Anda mempunyai akun YouTube, Facebook, dan Instagram. Ketika Anda baru saja mengunggah video di YouTube, jangan lupa promosikan juga di Facebook dan Instagram Anda. Apalagi sekarang YouTube juga memiliki tombol share masing-masing media sosial yang memudahkan Anda untuk berbagi. Khusus di Instagram, promosikan video Anda melalui Instagram Stories dan manfaatkan fitur Swipe Up agar followers bisa langsung menontonnya.


Lebih dari sekadar platform untuk hiburan, media sosial yang dimanfaatkan secara optimal juga bisa menjadi lahan promosi yang menjanjikan. Semoga cara promosi bisnis di atas bisa membantu Anda untuk memaksimalkan media sosial demi tercapainya tujuan bisnis. Selamat mencoba!

Sumber: Statista, Blog Hootsuite, Neil Patel