4 Kunci untuk Mengukur Kesuksesan Program Remarketing Anda

Program Remarketing

Salah satu cara bagi sebuah perusahaan untuk menaikkan keuntungan adalah dengan melakukan program remarketing. Artinya, perusahaan melakukan program marketing yang sama sekali berbeda dari yang sebelum-sebelumnya pernah diterapkan. Hal ini termasuk melakukan hal seperti penargetan ulang fokus market Anda. Bagaimana cara mengukur kesuksesan program ini? Berikut beberapa kunci yang bisa Anda perhatikan untuk menilai program remarketing perusahaan Anda.

Lihat lead conversion yang ada

Bila Anda melakukan marketing ulang di internet, berarti ada kemungkinan Anda akan mengubah target Anda. Lead conversion adalah jumlah lead yang bisa diatribusikan langsung pada iklan yang Anda targetkan ulang di internet. Lead conversion ini bisa dilihat dari landing page Anda atau konversi dari iklan itu sendiri. Bila angka ini tidak stabil (terkadang sangat rendah tapi terkadang sangat tinggi), berarti Anda perlu melihat ulang apa yang terjadi di hari itu. Tetapi bila stabil dan cenderung naik, berarti ada kemungkinan penargetan ulang ini sukses.

Perhatikan jumlah site visit

Jumlah site visit atau pengunjung website Anda juga adalah salah satu tolak ukur kesuksesan remarketing Anda. Peningkatan atau penurunan dari site visit adalah hal yang krusial untuk diukur, apalagi ketika Anda menggunakan ad campaign. Penargetan ulang dari campaign yang Anda lakukan di internet bisa meningkatkan jumlah site visit Anda secara drastis. Karena itu, perhatikan hal ini dengan baik agar Anda tak salah langkah.

Pantau jumlah email yang dibuka

Ketika Anda email dalam remarketing Anda, tentunya Anda juga harus melihat berapa email yang dibuka, terutama pada masa sebelum dan sesudah program ini dijalankan. Semakin banyak jumlah email yang dibuka, semakin tinggi pula kesuksesan dari program baru Anda.

Sukses di semua poin tentu lebih baik

Bila Anda memiliki angka positif yang tinggi di salah satu poin di atas, indikasi kesuksesan remarketing Anda memang baik. Namun, bila semua poin yang disebutkan di atas ada yang kurang sukses, berarti ada sesuatu yang mungkin mengganjal dari program Anda. Entah itu bentuk dari promosinya atau dari hal lainnya seperti subjek dari email yang Anda kirim.

Sebelum memulai, sebaiknya hitung dan optimalkan ROAS

ROAS atau Return on Ad Spend adalah sebuah perhitungan di mana Anda bisa memutuskan seberapa besar volume yang diperlukan untuk mendapatkan keuntungan. Di sini umumnya Anda berfokus pada waktu dan biaya yang ada. Dengan berhasil menghitung ROAS, laba investasi atau ROI pun pastinya akan lebih optimal.

Jangan juga semerta-merta menaikkan anggaran Anda sebelum paham tentang hitungan ROAS-nya karena ada kemungkinan Anda malah overspending (pengeluaran berlebih) nantinya. Ketika Anda melakukan overspending dan remarketing Anda tak berhasil, bisa jadi tak hanya program Anda yang jadi taruhannya, tetapi juga perusahaan naungan Anda.


Remarketing hanya memiliki dua hasil, gagal total atau sukses. Karena itu, Anda tak boleh main-main dalam menyusun dan melaksanankan strateginya. Sebaiknya ketahui apa yang Anda perlu pahami sebelum benar-benar memutuskan strategi yang akan digunakan. Jangan lupa juga untuk mengukur tingkat kesuksesan program remarketing Anda dengan baik agar strategi selanjutnya bisa diterapkan dengan lebih bijak.

Bila perlu, mintalah bantuan orang luar untuk membantu Anda melakukan retargeting di internet agar hasilnya bisa lebih maksimal. Namun, bila Anda memang memiliki tim sendiri, fokuskan kesemuanya pada tim tersebut. Pantau mereka dengan baik agar perusahaan Anda pun bisa makin sukses dan keuntungan makin tinggi.

Sumber: Oracle, AdRoll