4 Langkah untuk Membangun Personal Branding Anda

personal branding

Bukan hanya bisnis Anda yang membutuhkan branding. Anda pun juga wajib melakukannya. Pada dasarnya, branding mengacu pada nama, simbol, desain, reputasi, dan hal-hal lain yang membedakan Anda dengan orang lain. Setiap orang pasti memiliki pandangan tertentu terhadap Anda. Ketika ditanya, kira-kira mereka akan menjawab apa? Jawabannya merupakan cerminan dari personal branding Anda.

Sudah mulai terbayang betapa pentingnya personal branding? Bayangkan jika Anda baru saja melamar pekerjaan dan perekrut melakukan riset online untuk mengetahui diri Anda lebih jauh. Anda tentu tidak mau hasil yang ditemukan akan merugikan Anda, bukan? Tentunya masih ada berbagai contoh lain yang menyiratkan pentingnya personal branding dalam kehidupan sehari-hari. Nah, untuk membangun personal branding yang benar-benar sesuai dengan diri Anda dan bersifat positif, Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini.

Identifikasi nilai-nilai personal

Setiap orang memiliki nilai-nilai personal yang dipegang teguh dalam hidupnya. Nilai inilah yang memandu Anda dalam menjalani kehidupan, terutama saat mengambil berbagai keputusan. Misalnya, Anda mengutamakan keluarga, ambisi, dan intelegensi sebagai nilai-nilai kehidupan. Nilai-nilai tersebut bisa dikatakan merepresentasikan hal-hal yang paling penting bagi Anda dan secara tidak langsung, terpancar melalui keseharian sehingga menjadi suatu personal branding. Tidak ada batasan tertentu berapa banyak nilai personal yang boleh dimiliki seseorang. Pertimbangkan orang-orang, situasi, dan hal-hal yang membuat Anda paling bahagia. Di sanalah biasanya Anda akan menemukan nilai-nilai personal Anda.

Evaluasi online presence Anda

Selama ini, Anda mungkin memanfaatkan ranah online hanya untuk bersenang-senang, mungkin sekadar stay in touch dengan teman lama, tweeting tentang aktivitas sehari-hari, posting foto ke Instagram, dan lain sebagainya. Sesekali, coba luangkan waktu untuk meng-google diri Anda sendiri. Dari sana, Anda bisa mengetahui bagaimana “penampilan” Anda di dunia digital, bagaimana followers Anda berpikir tentang Anda, apa yang mereka ucapkan tentang Anda, dan lain-lain. Pastikan bahwa penemuan Anda sesuai dengan image yang memang ingin Anda tampilkan. Jika tidak, sepertinya Anda harus mengatur ulang strategi online presence Anda.

Membuat website atau blog

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan online presence adalah menggunakan website. Jika masih merasa ragu, Anda bisa membuat blog sebagai langkah awal. Pasalnya, website atau blog dapat membantu Anda untuk membuat nama Anda muncul pada peringkat teratas pencarian Google. Tidak perlu terlalu rumit dalam membangun website. Cantumkan resume sebanyak dua hingga tiga halaman, link menuju media sosial, dan bio singkat tentang diri Anda. Jangan lupa cantumkan halaman khusus untuk menuliskan pemikiran-pemikiran Anda tentang isu-isu dan tren yang terjadi di industri bisnis Anda.

Asosiasikan diri Anda dengan brand lain

Personal brand Anda sangat ditentukan oleh hubungan Anda dengan brand lain. Temukan brand-brand kuat yang mampu meningkatkan personal branding. Jangan langsung membayangkan brand besar yang sudah mendunia. Mulai saja dari perusahaan tempat Anda bekerja, universitas atau almamater kampus, dan rekan-rekan di sekeliling Anda. Misalnya, Anda bisa bergabung ke grup Facebook alumni kampus angkatan Anda, menulis newsletter untuk email perusahaan, menulis konten untuk blog website perusahaan, atau mengikuti kegiatan amal bersama rekan-rekan kantor.


Jadi, image diri seperti apa yang ingin Anda tonjolkan dan perlihatkan ke dunia? Fokuslah pada hal tersebut dan lakukan keempat hal di atas untuk membantu membangun personal branding Anda.

Semoga bermanfaat!

Sources: Quicksprout, Forbes, Entrepreneur

Join Us

Artikel - Artikel Terkait