4 Strategi Branding untk Bisnis Ecommerce Anda

Online Shop

Pernahkah Anda melihat seseorang yang sedang kehausan ingin membeli air minum dan meminta penjual memberikannya Aqua? Itulah contoh dari bagaimana suatu strategi branding sangat efektif dilakukan. Aqua sebenarnya adalah nama merek produk bukan nama dari produk yang dijual, namun sebagian besar orang menyebut produk air putih kemasan sebagai Aqua meskipun bukan Aqua yang diberikan oleh si penjual. Fenomena tersebut membuktikan bahwa customer telah memiliki loyalitas yang sangat tinggi terhadap produk tersebut. Akan tetapi seringkali customer mengabaikan loyalitas mereka terhadap suatu produk jika ada produk lain yang lebih murah.

Untuk menghindari hal tersebut terjadi pada bisnis toko online Anda, berikut ini adalah 4 strategi branding yang dapat Anda terapkan pada online shop Anda:

1. Temukan Nilai Jual yang Unik dari Produk Anda

Menemukan nilai jual yang unik dari produk Anda merupakan langkah dasar dalam penyusunan strategi branding. Tujuannya adalah untuk membedakan brand produk Anda dari kompetitor dan menarik customer untuk membeli produk Anda. Produk yang Anda jual harus unik sehingga mudah dikenal dan diingat oleh customer.

Selain dari produk, Anda bisa menciptakan keunikan tersendiri dari website ecommerce Anda. Keunikan dari segi website akan menciptakan diferensiasi dibandingkan website ecommerce lain, walaupun barang yang dijual sejenis.

2. Bedakan Brand Produk Anda dari Segi Kualitas Produk

Untuk membangun loyalitas customer, Anda perlu membuat suatu produk yang dikenal berkualitas. Jika Anda membuat suatu produk yang tidak berkualitas, jangan harap Anda akan mendapatkan customer yang loyal. Lebih parah lagi, Anda mungkin akan menerima banyak komplain dari customer Anda di berbagai media sosial. Akan tetapi jika Anda mampu secara konsisten membuat suatu produk yang dikenal berkualitas, Anda akan mendapatkan banyak customer yang setia kepada Anda. Terlebih lagi jika produk Anda sudah dikenal sebagai produk yang wajib dibeli untuk memenuhi kebutuhan hidup seseorang (“buy it for life”), Anda tidak perlu takut kehilangan customer.

3. Personalisasi Customer Experience

Contoh dari personalisasi customer experience yaitu dengan melakukan kustomisasi package produk Anda. Riset juga diperlukan untuk memastikan bahwa Anda melakukan pemasaran ke orang yang sesuai dengan identitas brand online shop Anda. Baik produk fisik maupun produk branding Anda harus dibuat sedetil mungkin sebagai upaya untuk melakukan personalisasi customer experience.

4. Tunjukan Apresiasi kepada Customer Anda

Tunjukkan rasa terima kasih Anda kepada siapapun yang telah menjadi customer Anda. Sebagai contoh dengan pengadaan program loyalty yang dapat membuat customer merasa bahagia telah menjadi customer Anda atau dengan mendonasikan sebagian hasil penjualan Anda dalam bentuk program charity terkait dengan produk yang dijual. Dengan demikian, customer akan merasa lebih dekat dengan Anda dan produk Anda akan semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Sumber: Shopify

Artikel - Artikel Terkait