4 Tips Membuat Konten yang Menarik

Membuat konten yang menarik

Untuk mengembangkan usaha Anda dibutuhkan keterampilan tertentu yang tentunya tidak bisa diperoleh secara instan. Terutama pada era digital seperti saat ini, sangat sulit untuk memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki orang lain. Hal ini tentu berbahaya jika dibiarkan. Bagaimana Anda bisa menjual brand jika tidak mampu menonjol di tengah ketatnya persaingan usaha saat ini?

Sama halnya saat Anda menerapkan model content marketing untuk bisnis. Meski teknik ini digadang-gadang sebagai sebuah formula yang tepat untuk menghadapi era digital, bukan berarti teknik ini tanpa hambatan. Terlebih karena berada pada pasar digital yang serba ada, peluang untuk bisa terlihat berbeda pun makin tipis. Supaya content Anda bisa menarik pelanggan baru, berikut tips yang bisa dicoba.

Buatlah konten yang diinginkan pelanggan Anda

Pelanggan adalah raja. Rasanya perumpamaan ini tidak akan pernah lekang oleh waktu. Bahkan pada era digital seperti ini dimana wujud pelanggan pun belum tentu bisa kita ketahui, perumpamaan ini tetap berlaku. Bukti nyatanya terlihat saat mulai merencanakan konten untuk pemasaran brand.

Dalam proses ini, supaya konten bisa menarik dan meningkatkan customer engagement, Anda perlu mengetahui apa yang diinginkan pelanggan. Usahakan untuk mendapatkan feedback setiap adanya transaksi dengan pelanggan. Hal ini bisa Anda lakukan untuk mengetahui apa yang diinginkan pelanggan.

Melihat dari sudut pandang pelanggan

Selain memperhatikan kebutuhan pelanggan, Anda perlu melihat dari sudut pandang audiens. Yang dimaksud dengan audiens di sini adalah mereka yang kira-kira akan melihat konten yang Anda unggah ke internet, terlepas mereka pelanggan atau bukan. Tujuannya tak lain adalah supaya usaha yang Anda jalankan bisa mendapatkan pelanggan baru.

Pertimbangkanlah sudut pandang mereka. Kira-kira apa saja yang lebih disukai dan mana saja konten yang kurang peminatnya. Hal ini bisa Anda lihat melalui data statistik atau traffic yang disediakan oleh website tempat diunggahnya konten tersebut. Dari situ Anda bisa mulai mengembangkan konten yang menarik bagi audiens.

Cobalah hindari tema yang umum

Saat sedang merencanakan konten yang akan Anda unggah, sisihkanlah sedikit waktu untuk melakukan riset kecil-kecilan. Dalam riset ini cobalah untuk mencari tahu apakah ide atau gagasan Anda untuk konten baru sudah pernah dipakai orang lain atau belum. Jika memang belum dipakai, lanjutkan.

Namun apabila ide tersebut sudah pernah dipakai, bukan berarti Anda harus meninggalkannya, namun usahakan sebaik mungkin untuk mengolah ide tadi dengan sudut pandang atau pendekatan yang baru sehingga menjadi sesuatu yang benar-benar berbeda. Tema yang terlalu umum cenderung susah dibedakan oleh mesin pencari (search engine), jadi akan merugikan bagi konten yang mirip-mirip.

Tetap tonjolkan ciri khas Anda

Poin terakhir ini bisa dibilang langkah termudah sekaligus tersulit. Menjadi diri Anda sendiri di tengah era digital dimana segalanya jadi tidak memiliki batas jelas tidaklah mudah. Walaupun begitu, usahakan untuk selalu menonjolkan ciri khas Anda. Jika konten Anda adalah konten yang menyediakan bantuan atau arahan bagi para audiens, tetaplah kerjakan hal tersebut kalaupun bisnis lainnya tiba-tiba mengerjakan hal yang berbeda.

Dengan melakukan ini, engagement rate bisnis Anda pun akan meningkat. Audiens akan merasa lebih dekat dengan brand Anda karena memang sudah familier dengan konten-konten yang ada. Selain itu, jika Anda berhasil menonjolkan ciri khas bisnis Anda, maka kemungkinan untuk terlihat berbeda dari brand lain juga semakin besar.


Membuat konten yang baik untuk content marketing memang gampang-gampang susah, apalagi saat sudah bicara mengenai konten yang bisa menarik audiens untuk bisa menjadi pelanggan baru. Terasa sulit bahkan nyaris mustahil. Semoga tips di atas bisa Anda terapkan untuk melahirkan konten yang baik dan efektif menarik pelanggan.

Sumber: Neil Patel, UpCity