5 Faktor yang Perlu Diperhatikan untuk Membuat Form yang Efektif

form registrasi

Form merupakan unsur penting yang ada hampir di setiap situs apapun. Melalui form, pengunjung situs Anda bisa mendaftar untuk mendapatkan layanan yang ditawarkan oleh situs Anda seperti berlangganan lewat email, mengunduh sesuatu, atau mencoba trial untuk produk tertentu. Setiap situs memiliki form pattern yang berbeda-beda, ada yang memerlukan waktu lama untuk mengisinya dan ada yang singkat. Form yang singkat bisa menarik lebih banyak pengunjung untuk mendaftar. Oleh sebab itu, Anda harus membuat form tersebut efektif dan praktis. Perhatikan hal-hal berikut sebelum Anda membuat form.

Memberikan pertanyaan seperlunya

Sediakan pertanyaan seperlunya. Jika memang tidak perlu, sebaiknya Anda tidak mengharuskan pelanggan untuk mengisinya karena ini bisa mengurangi kesempatan Anda dalam mengumpulkan pengunjung. Semakin banyak pertanyaan yang Anda ajukan untuk diisi, yang mana itu tidak begitu diperlukan, bisa membuat orang malas mengisinya dan kemungkinan terburuk ia akan mengurungkan niatnya untuk mencoba produk Anda.

Buat desain form yang meyakinkan

Karena saat ini tak sedikit situs-situs yang mengirimkan email spam pada pengunjungnya, membuat pengunjung berpikir dua kali ketika akan mengisi form di situs tertentu. Untuk itu Anda harus mendesain form Anda agar terlihat se-profesional mungkin. Untuk lebih meyakinkan pelanggan, sertakan link dalam form tersebut yang mengarahkan pelanggan pada halaman “Privacy Policy” dari situs Anda.

Mana yang lebih penting, kuantitas atau kualitas?

Pastikan, jumlah atau kualitas yang Anda utamakan. Jika Anda ingin mendapatkan jumlah yang banyak dalam mengumpulkan pengunjung situs, maka buatlah form sesingkat mungkin. Form yang singkat tidak memerlukan waktu lama untuk mengisinya, sehingga akan ada banyak orang yang tertarik. Sebaliknya, jika Anda ingin mendapatkan info yang lebih dari pengunjung Anda sehingga mereka harus meluangkan waktu lebih banyak, itu artinya Anda mengutamakan kualitas. Risikonya, karena mengisi form yang memerlukan banyak data memerlukan waktu yang lama adalah orang-orang enggan meneruskan langkah tersebut, kecuali bagi mereka yang benar-benar memerlukannya.

Tambahkan halaman terima kasih

Setelah pengunjung selesai mengisi form situs Anda, berikan ucapkan terima kasih karena telah bersedia meluangkan waktu untuk mengisi detil yang Anda minta. Ucapan terima kasih ini bisa berupa pop-up atau landing page. Di tahap ini Anda memberitahukan kepada pengunjung tentang langkah selanjutnya yang harus dilakukan. Adanya pop-up terima kasih ini juga bisa membuat pengunjung yakin bahwa mereka sudah selesai mengisi form dan bisa menutup tab situs tersebut.

Hindari kata “submit”

Mungkin bagi beberapa pengunjung situs Anda, kata “submit” terkesan membosankan. Untuk membuatnya lebih menarik, gunakan tombol bertuliskan “mulai berlangganan” jika Anda menawarkan langganan newsletter atau “mulai analisa website Anda” jika form tersebut dibuat sebagai syarat sebelum download dilakukan. Jadi begitu pengunjung selesai mengisi formulir, ia akan diarahkan pada landing page untuk mendownload file yang ia cari.


Itulah lima hal yang harus Anda perhatikan sebelum membuat form. Semakin sedikit info yang Anda minta dan semakin meyakinkan form Anda, jumlah pelanggan yang mau mencoba produk atau layanan Anda juga akan semakin banyak.

Selamat mencoba!

Sumber: HubSpot Blog, University of Kent Blog

Join Us

Artikel - Artikel Terkait