5 Strategi Brand untuk Memposisikan Bisnis Anda diatas Kompetitor

Cara branding

Strategi brand membantu Anda untuk menentukan bagaimana konsumen melihat bisnis dan produk Anda dan bagaimana bisnis Anda tampil berbeda dan memukau diantara kompetitor yang ada. Membangun brand merupakan salah satu cara strategi marketing yang kuat, meningkatkan loyalitas konsumen dan membuat konsumen berbelanja kembali di toko online Anda.

1. Ceritakan keunikan nilai jual Anda

Mast Brothers

The Mast Brothers menghasilkan produk coklat rumahan dan berlokasi di New York. Toko coklat ini berbeda dengan kompetitor lainnya seperti Nestle atau Hershey, karena mereka mengusung tema handmade dan menceritakan bahwa alat yang digunakannya pun berbeda yaitu sebuah penggiling batu dalam proses pembuatan coklat (teknik tradisional pembuatan coklat). Jika produk Anda adalah produk handmade maka Anda dapat menceritakan sebuah cerita dalam brand Anda. Karena sisi nostalgia, artisanal dan teknologi yang berbeda membuat konsumen kembali ke toko Anda.

Coba untuk menonjolkan produk handmade Anda dengan:

  • Produk tidak dijual massal
  • Menggunakan material atau alat unik misalnya material daur ulang
  • Handmade produk diciptakan dengan penuh rasa cinta
  • Handmade produk diciptakan langsung dari tangan manusia dan pembuatnya merasa nyaman dan menikmati dalam setiap prosesnya.

2. Jadikan kualitas produk untuk membedakan brand Anda

Menggunakan kualitas produk sebagai diferensiasi brand adalah strategi marketing yang efektif untuk membangun loyalitas brand. Jika Anda membuat suatu produk tanpa kualitas maka sulit sekali menemukan konsumen untuk kembali kepada brand Anda. Jika Anda secara konsisten mampu memberikan produk yang memiliki ekpektasi kualitas lebih dari yang diharapkan, dengan mudah meningkatkan loyalitas konsumen Anda.

Casper

Contohnya adalah The Casper yang memberikan jaminan uang kembali 100% terhadap produknya. Hal ini mampu meningkatkan tingkat penjualan hingga 20%. Dan hanya 12% konsumen meminta uangnya dikembalikan. Selain itu The Casper menggunakan Instagram untuk menunjukan konsumen yang puas menggunakan produknya.

Berikut beberapa contoh kualitas yang dapat Anda highlight untuk memposisikan brand Anda dengan tepat :

  • Dimana produk Anda diproduksi?
  • Apakah produk Anda memenuhi peraturan tertentu?
  • Apa bahan baku dari produk Anda?
  • Dari mana bahan baku Anda berasal?
  • Apakah bahan baku tersebut organik?

3. Gunakan strategi branding yang berbeda

Game for Horrible People

Hal ini dilakukan oleh permainan Cards against humanity yang berani mengambil resiko dalam mempromosikan permainan mereka. Hal ini tentu saja mampu menarik perhatian konsumen pada umunya. Apa yang membuat Cards against humanity berbeda? Mereka menggunakan brand positioning yang berbeda juga seperti tagline nya yaitu party game for horrible people dan ini tentu menarik perhatian orang lain. Keberhasilan Cards against humanity menunjukan popularitas, keunikan dan visi brand unik di mesin pencari Google.

4. Personalisasi pengalaman konsumen

Loot Crate

Pernahkah Anda membeli produk atau barang online dan ketika membuka packaging dan barang tersebut Anda terkejut? Terkejut di sini tentu saja dalam hal baik karena Anda tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa perusahaan tersebut akan memperhatikan setiap detailnya. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Loot Crate yang memberikan packaging unik dan khusus, juga mengajak konsumen untuk untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat mempromosikan brand mereka sendiri.

5. Semangat untuk memberikan kembali

Sebanyak apapun penjualan yang dihasilkan dari konsumen Anda, selalu ada cara untuk menunjukan rasa terima kasih kepada konsumen Anda. Hal ini membangun hubungan baik dengan konsumen. Jangan pernah lupakan bahwa bisnis Anda tumbuh besar seperti ini karena konsumen Anda juga. Untuk menerapkannya, misalnya Anda medonasikan beberapa persen pendapatan Anda untuk kegiatan amal atau membangun program loyalitas konsumen.


Kini Anda sudah paham bukan apa pentingnya dari strategi brand? Pastikan Anda melakukannya dalam bisnis Anda agar konsumen kembali lagi untuk berbelanja atau menjadi konsumen yang loyal terhadap brand atau produk Anda.

Semoga bermanfaat!

Sumber : Shopify

Artikel - Artikel Terkait