5 Tren Digital Marketing 2019 yang Tidak Boleh Anda Abaikan

5 Tren Digital Marketing 2019 yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Strategi penjualan yang tepat akan membuat penjualan Anda berkembang pesat. Tentunya, dengan perkembangan internet di zaman sekarang, membuat banyak strategi penjualan dilakukan secara digital. Itulah mengapa sejak beberapa tahun ke belakang, tren digital marketing sangat gencar dilakukan demi menarik calon pembeli sebanyak mungkin, sesuai target yang sudah ditentukan. Karena umumnya selalu berubah mengikuti perkembangan teknologi, berikut 5 tren digital marketing yang akan populer di tahun 2019.

Artificial intelligence

Artificial intelligence atau kecerdasan buatan adalah salah satu tren digital marketing yang sejak awal tahun sudah digunakan oleh banyak perusahaan besar. Selain karena bisa menghemat biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk melakukan penjualan, artificial intelligence juga bisa mengolah data skala besar dan respons yang diberikan sangat cepat. Sehingga bisa menciptakan pasar baru.

Artificial intelligence bekerja dengan cara menganalisis perilaku konsumen berdasarkan pola pencarian yang mereka lakukan pada internet. Pada tahun 2020, tren digital marketing ini diprediksi akan semakin naik hingga 25%. Dimana saat ini jumlah penggunanya sudah mencapai 57% dengan didominasi oleh perusahaan karena ingin meningkatkan pelayanan dan pengalaman konsumen. Hasilnya, artificial intelligence bisa menaikkan penjualan produk hingga 44%.

Video marketing

Tren digital marketing yang selanjutnya adalah video marketing. Strategi penjualan ini menggunakan video sebagai media promosinya. Tren ini sebenarnya sudah mulai meningkat penggunaannya oleh perusahaan besar sejak tahun 2018 seiring dengan perubahan pola masyarakat dari yang awalnya lebih banyak menonton televisi menjadi ke video di internet.

Anda bisa membuat sebuah video promosi yang menunjukkan bagaimana produk dibuat, kehidupan di kantor tempat sebuah produk dibuat, dan demo pemakaian produk. Beberapa hal ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk Anda sehingga bisa memengaruhi mereka untuk melakukan pembelian.

Influencer marketing

Saat ini, orang akan lebih sering mengecek ponsel dan sosial media mereka daripada melihat televisi. Perkembangan media sosial secara pesat menciptakan banyak influencer-influencer yang memiliki banyak follower. Sebut saja selebgram, beauty vlogger, content creator, YouTuber, dan lainnya. Mereka ini adalah orang-orang yang pastinya menjadi ‘panutan’ bagi para pengikutnya di media sosial.

Anda bisa memanfaatkan hal ini sebagai digital marketing perusahaan. Anda pasti sudah tak asing dengan selebgram yang me-review serta rekomendasi barang. Mengapa tak mencoba endorse para influencer ini untuk membuat rekomendasi produk Anda? Tetapi ingat, pastikan bahwa influencer yang dipilih bebas dari skandal sehingga nama brand Anda tidak ikut tercemar.

Voice search

Akhir-akhir ini Google selalu melakukan promosi bagaimana sistem pencarian mereka bisa dilakukan dengan suara. Hal ini juga termasuk dalam tren digital marketing yang akan populer di tahun 2020. Para pengguna internet tentu akan sangat dimudahkan dengan sistem pencarian berbasis suara karena bisa dilakukan saat tangan sedang penuh dan tidak memungkinkan untuk digunakan mengetik.

Virtual dan augmented realities

Game Pokemon Go yang beberapa tahun lalu sangat booming di kalangan masyarakat menjadi bukti otentik bagaimana teknologi virtual dan augmented realities bisa meningkatkan pengalaman seseorang dengan sebuah sistem. Dengan menggunakan virtual dan augmented realities perusahaan bisa mendeteksi dimana pengguna tersebut berada, sehingga konten promosi yang dibuat bisa disesuaikan dengan lokasi dan waktu target market tersebut berada.


Perkembangan teknologi tidak hanya memengaruhi tren digital marketing, tetapi juga merambah pada sistem pembayaran. Kini, Anda bisa memonitor transaksi secara real time serta menganalisa pola belanja pelanggan dengan menggunakan Midtrans. Midtrans juga memudahkan dalam mendapatkan laporan transaksi secara menyeluruh sehingga bisa menentukan strategi pemasaran yang lebih efektif.

Sumber:
Forbes, Digital Marketing Institute, Dewaweb