Aplikasi Karya Anak Bangsa ini Memimpin Pasar E-Wallet Indonesia

Midtrans_Blog-2_23-Oct

Pengguna dompet elektronik saat ini semakin berkembang dengan banyaknya promo-promo menarik yang ditawarkan oleh penyedia layanan dompet elektronik. Bahkan, menurut data Bank Indonesia, jumlah total transaksi dompet elektronik selama tahun 2018 mencapai US$1,5 miliar atau Rp21,57 triliun. Angka ini tentu jumlah yang fantastis untuk mendukung program pemerintah Indonesia mewujudkan cashless society, dan juga menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang beralih menggunakan pembayaran yang digital.

Dengan adanya fakta tersebut, dompet elektronik tentu sudah menjadi alternatif masyarakat Indonesia dalam melakukan berbagai transaksi. Terlebih, program cashless society oleh pemerintah Indonesia juga semakin berjalan lancar dengan banyaknya fintech company yang menyediakan layanan dompet elektronik. Tetapi, dompet elektronik mana yang menjadi favorit masyarakat Indonesia? iPrice Group berkolaborasi dengan App Annie membuat rangkuman data mengenai 10 besar dompet elektronik yang paling populer berdasarkan pengguna aktif bulanan dari tahun 2017 sampai tahun 2019. Siapa saja yang berada di peringkat 10 besar dompet elektronik populer di Indonesia?

Peringkat nomor satu diraih oleh Gojek dengan layanan GoPay, disusul oleh OVO, dan di peringkat ketiga ditempati oleh pendatang baru DANA. GoPay konsisten menempati posisi pertama selama dua tahun berturut-turut. Sementara itu, OVO bersaing ketat dengan GoPay dengan berada di posisi kedua. Lain halnya dengan DANA, dompet elektronik yang baru berdiri di tahun 2018 ini ternyata berhasil menduduki posisi ketiga mengalahkan LinkAja dan i.Saku yang sudah berdiri dari tahun 2017.

LinkAja, dompet elektronik milik BUMN, di tahun 2017 berada di posisi kedua, tetapi posisi dompet elektronik ini turun ke posisi empat di tahun 2019. Dikutip dari iPrice.com, LinkAja memiliki total 22 juta pengguna yang terdaftar. Selanjutnya, Jenius berada di posisi lima. Dompet elektronik milik BTPN (Bank Tabungan Pensiunan Negara) ini cenderung stabil berada di posisi kelima meskipun pernah meduduki posisi keempat di tahun 2018. GoPay sebagai Dompet Elektronik Favorit Masyarakat Indonesia

Dari data tersebut, GoPay konsisten menjadi dompet elektronik favorit masyarakat Indonesia dengan menduduki posisi pertama selama dua tahun. Dikutip dari rilis yang dikeluarkan GOJEK di halaman situsnya, transaksi pengguna GoPay memiliki nilai ynag fantastis yaitu, US$6,3 miliar atau setara Rp88,2 triliun selama tahun 2018. Kepopuleran GoPay ini dapat dijadikan sebuah peluang bagi pelaku bisnis jika dilihat dengan jeli.

Salah satu cara untuk peluang bisnis melihat kesempatan ini untuk meningkatkan bisnis adalah dengan menghadirkan metode pembayaran GoPay bagi konsumen melalui payment gateway. Dengan tingginya nilai transaksi pengguna GoPay, menghadirkan opsi pembayaran Go-Pay tentu akan menjangkau lebih banyak konsumen baru bagi satu bisnis jika dilihat dari jumlah pengguna dan kemudahan yang ditawarkan.

Menurut data MDI Ventures dan Mandiri Sekuritas di tahun 2017, jumlah pengguna GoPay mencapai 10 juta pengguna, dan banyaknya jumlah pengguna ini pastinya harus dimaksimalkan pelaku bisnis untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Di samping itu, metode pembayaran GoPay juga akan memudahkan konsumen yang tidak memiliki kartu kredit ataupun rekening bank.


Dengan menghadirkan GoPay sebagai salah satu metode pembayaran melalui payment gateway, penjualan dapat ditingkatkan secara cepat dan meningkatkan level bisnis.