Bagaimana Cara Membangun Unique Selling Proposition untuk Brand Anda

Unique Selling Proposition

Tidak ada pelaku bisnis yang tidak ingin memiliki banyak pelanggan. Demi mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan nilai jual tinggi pada produk-produk yang Anda tawarkan. Di sinilah Unique Selling Proposition dibutuhkan. Pada dasarnya, Unique Selling Proposition merupakan faktor yang membedakan produk Anda dari milik para pesaing. Semakin unik faktor yang Anda sampaikan melalui produk, semakin tinggi kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan banyak pelanggan.

Mengapa brand Anda harus memiliki Unique Selling Proposition?

Coba posisikan diri Anda sebagai seorang pelanggan. Sering kali, Anda mengalami kesulitan untuk menentukan produk dalam industri tertentu yang hendak dibeli. Dari sekian banyak jenis yang ada, produk mana yang akan sepadan dengan waktu, uang, dan kepercayaan Anda sebagai pelanggan? Proses pengambilan keputusan tersebut dapat menjadi sangat rumit bagi pelanggan yang tidak memiliki pengalaman dalam membedakan produk satu dengan yang lainnya.

Di sinilah Anda dapat membantu mereka dengan cara menciptakan Unique Selling Proposition yang unik, berbeda, dan mudah diingat. Dengan begitu, orang-orang akan melihat dan memahami nilai produk yang tidak dimiliki oleh para pesaing. Lagi pula, sepeti yang dikatakan oleh Theodore Levitt, seorang profesor dari Harvard Business School, bahwa “differentiation is one of the most important strategic and tactical activities in which companies must constantly engage”.

Itulah mengapa agar selalu diingat oleh banyak orang, buatlah bisnis Anda memiliki karakter atau faktor yang melekat pada benak mereka. Bisnis yang Anda rintis mungkin bukan pertama kali pada bidangnya, namun Anda masih dapat stand out dengan menciptakan Unique Selling Proposition yang mengena dan sesuai dengan image dari brand Anda

Langkah awal yang dapat dilakukan untuk menemukan Unique Selling Proposition pada produk Anda adalah dengan menggali pertanyaan yang ditujukan pada diri Anda sendiri. Berikut adalah beberapa jenis pertanyaan yang dapat menjadi sumber Unique Selling Proposition untuk produk Anda:

  • Bagaimana proses pembuatan produk dilakukan?
  • Apa saja bahan yang Anda gunakan dalam membuat produk tersebut?
  • Apa yang ingin Anda tawarkan melalui produk tersebut yang tidak dimiliki oleh produsen lain?
  • Kepada siapa produk tersebut ditujukan?
  • Apa keuntungan yang akan didapatkan konsumen saat menggunakan produk Anda?
  • Di mana proses pembuatan produk dilakukan?
  • Apa inspirasi Anda atau adakah cerita pribadi yang dapat menambah nilai pada produk tersebut?

Begitu Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut, proses untuk menemukan Unique Selling Proposition pun akan semakin mudah. Di samping itu, Anda juga dapat belajar dari beberapa brand di bawah ini. Mereka berhasil menemukan nilai-nilai keunikan produk mereka melalui beragam hal, mulai dari konsep pembuatan hingga cerita di baliknya. Experience is the best teacher, right?

Bee’s Wrap

Bee’s Wrap

Bee's Wrap merupakan salah satu brand yang sukses menerapkan Unique Selling Proposition dengan menjual "produk yang menarik". Sarah Kaeck adalah orang di balik kesuksesan perusahaan kertas pembungkus makanan satu ini. Awalnya, ia menciptakan produk tersebut hanya untuk keluarganya di Vermont. Kertas pembungkus makanan milik Kaeck berbeda dari produk serupa lainnya karena ia memasukkan beeswax, jojoba oil, dan resin pohon pada material yang digunakan. Kaeck berhasil memperbarui konsep kertas pembungkus makanan yang sebelumnya merupakan produk lawas, menjadikannya sebuah Unique Selling Proposition yang berhasil menarik banyak pelanggan.

DODOcase

DODOcase

DODOcase merupakan contoh sukses lainnya yang berhasil menjual "konsep yang unik" sebagai Unique Selling Proposition mereka. Sudah bukan menjadi rahasia lagi bahwa situasi penjualan buku fisik mengalami penurunan karena peralihan pada perangkat digital. Hal tersebut berdampak pada industri penjilidan buku (bookbinding). Menariknya, DODOcase justru mampu mengubah hal tersebut menjadi suatu peluang. Ia masih tetap memproduksi bookbinding, hanya saja kali ini ditujukan bagi perangkat iPhone dan iPad. Metode pembuatannya pun sama dengan bookbinding untuk buku asli. DODOcase menjadi salah satu bukti nyata bahwa dua produk yang tidak berhubungan sebelumnya dapat bersatu dan menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru serta unik. Siapa bilang hal-hal tradisional tidak dapat akur dengan era modern?


Tidak harus menjadi terkenal pada seluruh bidang untuk memiliki Unique Selling Proposition. Anda hanya harus memilih isu atau nilai apa yang ingin Anda lekatkan dan asosiasikan pada produk. Dengan pemilihan yang tepat, bisnis Anda akan dikenal berkat kualitas unik sehingga dapat stand out secara otomatis.

Jadi, nilai apa yang ingin Anda lekatkan pada produk? Anda ingin dikenal berkat hal apa? Apa yang membuat bisnis Anda unik? Teruslah menggali pertanyaan hingga menemukan jawaban yang Anda cari.

Semoga bermanfaat!

Sumber: Convince and Convert, Kissmetrics Blog, Shopify

Join Us

Artikel - Artikel Terkait