Bagaimana Cara Menyajikan Presentasi yang Menarik?

presentasi yang menarik

Mungkin saat sekolah atau kuliah dulu, Anda sering diberi tugas untuk membuat sebuah presentasi yang harus dibacakan di depan seluruh kelas. Pada saat itu, entah Anda yang melakukan presentasi atau Anda yang mendengarkan, Anda pasti pernah merasa bahwa ada kalanya sebuah presentasi menarik untuk didengarkan dan ada pula presentasi yang sangat membosankan. Nah, ketika sebuah presentasi membosankan untuk diikuti, itu berarti ada kesalahan entah dalam cara Anda menyajikannya atau dalam slide presentasi Anda.

Artikel kali ini akan membahas bagaimana caranya Anda bisa menyajikan presentasi yang menarik. Tujuannya tidak sekadar agar para penonton mendengarkan Anda, tetapi juga agar tujuan utama Anda melakukan presentasi bisa tercapai. Yuk simak tips-tips berikut.

Jabarkan tujuan Anda ingin melakukan presentasi

Banyak orang menganggap bahwa presentasi hanyalah untuk memaparkan sebuah gagasan, hasil penelitian, atau pendapat. Padahal seharusnya presentasi mempunyai tujuan yang lebih daripada itu. Tanyakan diri Anda sendiri, apakah gagasan yang Anda presentasikan bisa diaplikasikan dan kapan tenggang waktunya? Selanjutnya apakah hasil penelitian Anda akan bermanfaat di masa mendatang? Atau apakah nantinya pendapat Anda ini akan ada yang menyanggah?

Anda juga bisa menanyakan hal-hal lain sebelum membuat slide presentasi seperti apakah tujuan yang ingin Anda capai setelah presentasi selesai? Nah dengan mengetahui tujuan Anda melakukan presentasi, Anda akan lebih tahu harus membuat struktur presentasi seperti apa. Misalnya Anda ingin melakukan presentasi untuk hasil penelitian tentang kondisi kemacetan di Jalan Sudirman. Artinya, Anda harus memaparkan masalahnya, cara Anda melakukan penelitian, hasil penelitian, dan terakhir sebuah solusi.

Gunakan fakta yang menarik

Kunci lain untuk membuat presentasi yang menarik adalah dengan menggunakan fakta unik. Seperti ditulis di highspark.co, psikologi dari seseorang yang rela mengeluarkan uang untuk membeli tiket menonton bioskop bisa disamakan dengan ketertarikan seseorang dalam memperhatikan sebuah presentasi.

Seseorang yang menonton bioskop biasanya akan melihat dahulu review untuk menilai ketertarikan mereka terhadap film tersebut. Sama halnya dengan sebuah presentasi, di slide awal Anda bisa memberikan fakta yang unik untuk memancing penonton agar tertarik dengan kelanjutan presentasi Anda. Sebagai contoh, jika Anda melakukan presentasi mengenai hasil penelitian kondisi kemacetan di Jalan Sudirman, Anda bisa memberikan fakta seperti “Untuk melewati Jalan Sudirman, rata-rata orang menghabiskan waktu 45 menit”. Dengan fakta yang menarik seperti itu, penonton pun akan tertarik untuk mengikuti presentasi Anda sampai akhir.

Bangun kepercayaan diri Anda

Percaya diri bukan sebuah bakat atau warisan yang muncul dengan sendirinya. Percaya diri akan muncul dari kombinasi beberapa faktor. Mulai dari faktor sederhana seperti baju yang Anda kenakan, cara Anda menatap mata orang, desain presentasi Anda, atau sesederhana faktor adanya orang tua atau pasangan Anda di dalam ruangan. Elemen percaya diri ini sangat penting, karena sebagus apapun bahan presentasi Anda, jika Anda kurang percaya diri ketika memaparkan, hasilnya pun tidak akan maksimal. Jadi, Anda harus tahu faktor-faktor apa saja yang bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda.

Satu tips yang bisa Anda gunakan untuk mempersiapkan diri supaya lebih percaya diri saat presentasi adalah memperkenalkan diri Anda sebagai seorang pembicara yang dapat dipercaya. Anda bisa meminta pembawa acara untuk memanggil nama Anda serta memaparkan pengalaman-pengalaman yang Anda miliki. Selain itu, Anda juga bisa menampilkan satu atau dua slide mengenai pencapaian dan pengalaman Anda. Selain dapat meningkatkan kepercayaan penonton terhadap Anda, hal ini juga bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda sendiri.


Itulah ketiga cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat presentasi Anda menjadi lebih menarik. Apakah Anda mempunyai tambahan tips lain?

Sumber: Forbes, HighSpark