Bagaimana Mencegah Penipu atau Fraudster di Toko Online Anda

mencegah penipuan di toko online Anda

Tahukah Anda, secara total toko online di Amerika mengalami kerugian hingga US$ 3.5 miliar akibat ulah fraudster atau penipu di industri online? Dengan pertumbuhan industri eCommerce di Indonesia yang sangat cepat, toko-toko online di Indonesia pun menjadi incaran banyak fraudster dengan berbagai motif. Salah satu motif yang populer adalah dengan memanfaatkan kartu kredit curian, berpura-pura belum menerima barang, hingga mengirimkan bukti transfer palsu. Ulasan berikut akan membantu Anda untuk mencegah penipu atau fraudster di toko online Anda:

1. Pembeli pertama

Anda perlu mencurigai setiap pembeli pertama di toko online Anda khususnya bagi mereka yang menggunakan alamat email mencurigakan seperti bgh34239769@yahoo.com. Karena biasanya fraudster akan menggunakan alamat email mencurigakan dan memangsa toko online yang belum pernah mereka coba untuk melakukan kejahatan. Oleh karena itu penting juga bagi Anda untuk melihat riwayat pembeli Anda di toko online Anda mulai dari pertama mereka berbelanja.

2. Data tidak cocok

Anda patut mencurigai jika alamat pengiriman berbeda dengan alamat pembayaran kartu kredit. Namun tidak semuanya patut dicurigai karena bisa saja produk yang buyer beli di toko online Anda untuk hadiah seseorang. Oleh karena itu pastikan untuk mencocokan nomor telepon ketika melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit di toko online Anda. Selain itu jika order yang terjadi berbeda nomor area telepon, kode pos, Ip address dan order mencurigakan (tidak seperti biasanya) patut Anda periksa lebih jauh.

Fraudster pun biasanya akan belanja online sebanyak mungkin produk dalam satu kali pembelanjaan. Patut dicurigai jika, misalnya, terjadinya 40 order untuk satu produk atau beberapa produk tertentu. Bahkan jika buyer tiba-tiba membeli barang-barang mewah dalam satu kali pembelian.

3. Lakukan riset terhadap alamat mencurigakan

Salah satu cara untuk mendeteksi adanya penipuan melalui kartu kredit adalah melakukan riset alamat pembayaran dan pengiriman melalui riwayat pembeli. Anda dapat menggunakan Google maps untuk menilai apakah alamat yang digunakan sah atau tidak.

Selain itu, nama pembeli juga dapat Anda gunakan sebagai referensi. Masukkan nama tersebut di mesin pencara untuk melihat profil sosial pembeli yang Anda curigai.

4. Pertimbangkan menggunakan layanan pendeteksi fraud

Meskipun hal ini tidak terlalu penting bagi beberapa toko online, namun patut Anda pertimbangkan untuk kemanan pembeli Anda ketika melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit.

Jika Anda menggunakan sistem pembayaran online yang terpercaya, Anda tidak perlu pusing untuk mengurusi transaksi kartu kredit di toko online Anda. Payment gateway akan memfilter transaksi yang mencurigakan dan otomatis menolak transaksi tersebut.

Mempelajari setiap perilaku pembelian konsumen membuat toko online Anda semakin paham mengenai setiap transaksi konsumen Anda dan mampu mengidentifikasi terjadinya transaksi mencurigakan.

5. Batasi jumlah transaksi yang menurun

Ketika fraudster melakukan transaksi penipuan terkadang hal ini terjadi melalui script perangkat lunak berbahaya di mana banyaknya kartu kredit yang dicoba berturut-turut dengan peluang gagal lebih besar. Oleh karena itu batasi jumlah transaksi yang gagal karena selain itu membuat lebih aman juga mengurangi biaya terjadinya kegagalan transaksi di toko online Anda.

6. Kirim order konsumen Anda menggunakan nomor lacak dan memerlukan tanda terima

Nomor lacak membuktikan bahwa paket telah diterima dan melindungi toko online Anda dari perselisihan jika barang atau paket tidak sampai ke tangan konsumen. Jika Anda bekerja sama dengan perusahaan logistik, pastikan kurir yang mengantar barang kiriman Anda meminta nama & tanda tangan dari penerima.

7. Perkuat keamanan website Anda

Selain bentuk penipuan dalam hal pembayaran, fraudster juga biasa menyerang database toko online Anda. Tujuannya adalah mendapatkan data sensitif di toko online Anda, seperti data customer, traffic, atau bahkan membuat toko online Anda tidak dapat beroprasi atau down. Untuk mengatasinya, pastikan toko Anda menggunakan SSL dari vendor yang terpercaya & gunakan prosedur penyimpanan password yang baik.

Semoga artikel ini dapat membantu untuk mengamankan toko online Anda.

Join Us

Artikel - Artikel Terkait