Cara Mengatasi Rasa Malu di Tempat Kerja

malu di tempat kerja

Apabila Anda memiliki sifat pemalu, mungkin akan sangat sulit bagi Anda untuk mengatasinya, khususnya di tempat kerja. Sifat pemalu bukanlah hal yang buruk, namun jika berlebihan, kesempatan Anda untuk menunjukkan potensi dan bersinar di tempat kerja menjadi semakin kecil. Selalu ada peluang jika Anda berusaha, begitu juga soal mengatasi rasa malu di tempat kerja.

Tak perlu malu jadi pemalu

Didefinisikan sebagai gabungan antara perasaan takut dan ketertarikan, Lynne Henderson (psikolog klinis dan peneliti dari The Shyness Institute) menyebut bahwa malu merupakan perasaan umum yang pastinya pernah dirasakan semua orang.

Menurut Henderson, hanya 3% dari populasi yang mengaku bahwa mereka tidak pernah merasa malu. Namun, ia berkeyakinan hal tersebut patut diragukan. Ia menjelaskan bahwa perasaan malu merupakan cara untuk berhenti sejenak dan memastikan bahwa lingkungan tempat seseorang bergabung memang aman. Malu berubah menjadi masalah ketika perasaan tersebut menjadi sangat parah hingga menghentikan seseorang dalam melakukan sesuatu.

Mulailah berani dan berbicara

Banyak alasan yang dimiliki seseorang untuk ragu berbicara, terutama di tempat kerja. Apabila Anda salah satunya, mungkin Anda lebih suka mengobservasi, terhalang oleh perasaan malu, hingga karena perfeksionis (ingin mengumpulkan setiap detail sebelum menyampaikan pendapat). Apapun alasannya, Anda perlu untuk mulai berani dan berbicara karena itulah cara terbaik mengatasi malu hingga Anda dapat bersinar di tempat kerja.

Jangan remehkan nilai dari ide yang Anda punya

Ketika Anda ikut dalam rapat yang diadakan perusahaan, mungkin Anda memiliki sejumlah ide cemerlang yang belum Anda sampaikan. Jadi, sebelum menghadiri rapat berikutnya, ingatkan diri Anda bahwa Anda mampu dan memiliki pengetahuan yang cukup. Ingatlah bahwa orang-orang percaya kepada Anda hingga Anda sampai pada posisi Anda saat ini. Dan sekarang adalah saatnya bagi Anda untuk percaya terhadap diri Anda sendiri dan mulai berani.

Bicaralah di awal

Anda perlu untuk berbicara di awal, khususnya pada saat meeting berlangsung. Idealnya pada sepuluh menit pertama, Anda perlu menunjukkan kehadiran Anda. Tak perlu langsung menyampaikan pendapat panjang lebar, Anda cukup mengungkapkan bahwa Anda setuju dengan pernyataan orang sebelumnya atau menyampaikan sedikit informasi tambahan. Hal ini penting karena semakin awal Anda berbicara, semakin sedikit waktu yang Anda punya untuk merasa malu dan ragu.

Cobalah strategi self-care yang sederhana

Penting bagi Anda untuk menjaga diri agar tetap percaya diri. Untuk itu, lakukanlah beberapa strategi sederhana. Anda bisa menjadwalkan short breaks setiap jam di mana Anda bisa fokus terhadap diri Anda, menarik napas dalam-dalam, dan menyegarkan pikiran. Anda juga bisa membuat ‘mantra’ seperti membaca quote yang membuat Anda merasa lebih baik. Tulis dan letakkan dekat meja kerja Anda agar Anda selalu mengingatnya dan bekerja dengan maksimal.

Banyak bertanya

Salah satu cara termudah untuk menjadi lebih nyaman dalam berbicara adalah dengan bertanya. Anda bisa bertanya kepada seseorang dalam meeting kantor mengenai poin pembicaraannya yang menarik perhatian Anda. Dengan begitu, Anda bisa merasa lebih nyaman untuk terlibat dalam percapakan dan menjadi active participant. Hasilnya, tak hanya mulai berbicara, Anda juga bisa mendapatkan pengetahuan baru yang mungkin sangat penting dan Anda butuhkan.


Jika Anda mau sedikit lebih keras berusaha, Anda pasti mampu untuk mengatasi rasa malu dan stand out di tempat kerja. Jangan biarkan rasa malu menghentikan langkah Anda untuk mencoba hal baru dan menjadi lebih baik dalam bekerja. Semoga bermanfaat!

Sumber: Fortune, The Muse