Cara Menghadapi Karyawan Bermasalah dalam Sebuah Proyek

karyawan bermasalah

Apakah ini pertama kalinya Anda dipercaya untuk menjadi manajer pada sebuah proyek? Tentunya Anda perlu mempersiapkan diri dengan baik terlebih dulu agar siap untuk menangani situasi sulit atau bahkan karyawan bermasalah yang ada di dalam tim Anda. Kesulitan-kesulitan itu harus bisa segera diselesaikan sebelum mempengaruhi produktivitas dan kualitas yang dihasilkan. Pastikan Anda tidak perlu menghabiskan banyak dana, melewatkan deadline, atau mengalami dampak negatif lainnya akibat karyawan bermasalah tersebut.

Identifikasi sumber permasalahan

Langkah awal yang perlu Anda lakukan sebelum menghadapi karyawan bermasalah di dalam tim adalah dengan terlebih dulu mengidentifikasi sumber permasalahan. Temukan siapa yang menjadi dalang munculnya masalah di dalam pengerjaan proyek tersebut. Bukan orang yang terpancing emosinya, tetapi karyawan yang membuat umpan atas hal itu.

Lakukan pengamatan pada karyawan tersebut

Apabila ada anggota tim yang memiliki kesulitan atau menunjukkan perbedaan pendapat, dengarkan cerita karyawan tersebut untuk menentukan apakah kesulitan itu dapat menimbulkan masalah dan mengganggu kinerja anggota tim lainnya. Pastikan Anda telah melakukan pengamatan berapa banyak masalah yang diciptakan dalam satu hari atau satu minggu untuk mendapatkan ruang lingkup masalah yang harus segera diselesaikan.

Tetap tenang

Anda harus tetap tenang dalam menghadapi karyawan yang bermasalah. Tidak perlu terpancing emosi atas perkataan atau perbuatan yang telah dilakukan olehnya. Sebaiknya menghindari berbicara dengan nada tinggi agar si troublemaker tidak semakin menjadi-jadi. Stay cool and don’t be a fool!

Berdiskusi dengan anggota tim lainnya

Anda tak harus menghadapi karyawan bermasalah itu seorang diri. Ingat, masih ada anggota tim lain yang bisa dimintai pendapat atas situasi ini. Diskusi yang Anda lakukan ini juga meminimalisir terjadinya kesalahpahaman antar anggota tim lain dan menghindari adanya pihak yang menjadi kambing hitam atas permasalahan ini. Pastikan Anda dan tim mencapai hasil mufakat untuk membuat keputusan terkait karyawan tersebut.

Batasi kontak karyawan yang bermasalah dengan anggota lain

Umumnya, karyawan yang bermasalah akan memiliki konflik atas kepribadian mereka sendiri di dalam kelompok. Untuk mempertahankan kualitas kinerja tim, jangan segan untuk membatasi kontak karyawan tersebut dengan karyawan lain di dalam tim. Terkadang, tugas mandiri lebih baik untuk karyawan tersebut daripada tugas yang harus diselesaikan bersama kelompok.

Pantau kemajuan yang telah dicapai

Menghadapi karyawan bermasalah di dalam sebuah proyek mengharuskan Anda melakukan pemantauan secara berkala terhadap setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan tersebut. Anda perlu membuat catatan khusus atas kemajuan apa saja yang berhasil ia capai. Dokumentasikan setiap interaksi yang Anda lakukan dengan karyawan tersebut untuk menjadi bahan evaluasi diri sendiri selama menjadi seorang manajer proyek. Tidak menutup kemungkinan, Anda akan bertemu dengan tipikal karyawan yang sama di proyek-proyek lainnya.


Perlu menjadi catatan tambahan bagi Anda bahwa untuk melakukan suatu perubahan, seorang karyawan memerlukan waktu. Mustahil perubahan itu tercipta dalam satu malam. Oleh karena itu, sebagai seorang manajer Anda perlu lebih sabar dalam menunggu karyawan bermasalah tersebut menjadi pribadi yang lebih baik. Sebaiknya Anda tidak gegabah dalam membuat keputusan untuk mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh karyawan tersebut.

Sumber: Small Business Chron, Wrike