Pengaruh Bulan Ramadhan untuk Toko Online Anda

toko online bulan ramadhan

Bulan Ramadhan biasanya menjadi berkah tersendiri khususnya bagi para pelaku bisnis di Indonesia. Dengan memiliki predikat sebagai salah satu negara muslim terbesar di dunia, bulan Ramadhan mampu mempengaruhi perilaku konsumen di Indonesia termasuk dalam hal berbelanja baik online maupun offline, terutama menjelang Hari Raya.

Meskipun bulan Ramadhan hanya satu bulan, namun hal tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap kegiatan bisnis eCommerce. Dimulai dari produk yang konsumen cari hingga waktu untuk browsing atau membuka aplikasi yang berubah di jam-jam tertentu misalnya pada jam sahur dan menjelang buka puasa. Berikut penjelasan lebih lanjut:

1. Perubahan Waktu Traffic

Traffic website eCommerce akan tinggi berubah di jam-jam tertentu pada saat bulan Ramadhan yaitu pada saat sahur (jam 3-5 pagi) dan pada saat jam makan siang. Perubahan ini didasari dengan adanya kewajiban konsumen muslim untuk menunaikan ibadah sahur dan berkurangnya jam tidur pada saat bulan Ramadhan. Muslim Indonesia melakukan sahur sembari menunggu waktu adzan subuh juga, di saat-saat itu pun dimanfaatkan oleh mereka untuk melakukan belanja online atau sekedar membuka website. Pada saat jam makan siang pun, traffic akan melonjak karena sebagian besar umat muslim tidak makan siang namun memiliki jam istirahat makan siang. Untuk mengalihkan kebosanan mereka cenderung untuk belanja online. Perlu diperhatikan juga, mereka memulai hari lebih awal dan pulang kantor lebih cepat jadi sekitar jam 4-6 sore mereka cenderung sibuk untuk mempersiapkan buka puasa.

2. Busana Muslim menjadi target utama

Produk busana muslim menjadi primadona saat bulan Ramadhan. Tidak heran jika bulan Ramadhan ini banyak pelaku eCommerce mengeluarkan busana muslim terbaru dari mereka. Tidak itu saja, busana yang lebih sopan seperti kemeja lengan panjang banyak juga dicari oleh konsumen. Bahkan aksesoris seperti tas, sepatu dan scarf yang termasuk dalam koleksi Ramadhan pun dicari oleh konsumen.

Produk makanan manis pun seperti sirup, gula, mentega, biskuit, kurma dan lain-lain dicari pada saat bulan Ramadhan. Karena adanya anjuran untuk berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis untuk menstabilkan gula darah dan mengembalikan metabolisme tubuh. Sedangkan terigu dan margarine meningkat ketika menjelang hari Raya Idul Fitri karena tradisi membuat kue lebaran yang terjadi turun-temurun. Selain bahan makanan, produk seperti vitamin dan obat maag pun menjadi incaran konsumen karena konsumen akan menjaga kondisi tubuh agar lebih fit ketika berpuasa.

3. Konten Religius

Konsumen cenderung merasa terganggu ketika melihat konten website yang provokatif dan mereka lebih tertarik terhadap konten yang lebih religius. Jadi usahakan untuk menampilkan produk pakaian yang menutupi badan dan konten ‘berbau’ dakwah dalam website eCommerce Anda.

4. THR mempengaruhi daya beli konsumen

Rata-rata konsumen di Indonesia semakin banyak menghabiskan uang mereka untuk belanja setelah menerima tunjangan hari raya (THR) atau bonus. Sebelumnya mereka hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadhan.

5. Tawarkan promo seputar Ramadhan

Manfaatkan social media toko online Anda secara aktif untuk mempromosikan diskon atau penawaran koleksi bulan Ramadhan Anda. Karena konsumen aware terhadap perubahan harga yang terjadi selama bulan Ramadhan dan mereka mengetahui bahwa diskon yang diberikan untuk bulan Ramadhan lebih menguntungkan.

Kini sebagai pemilik toko online, Anda sudah mengetahui konten, strategi dan produk apa yang akan Anda tawarkan kepada konsumen Anda. Manfaatkan momen Ramadhan ini untuk meningkatkan pendapatan Anda. Selamat berpuasa!

Join Us

Artikel - Artikel Terkait