Strategi agar Bisnis Musiman Tetap Menguntungkan Sepanjang Tahun

seasonal business

Pemilik bisnis musiman memiliki jangka waktu yang cenderung singkat untuk mengumpulkan pemasukan, misalnya seperti bisnis pohon Natal atau toko peralatan ski. Kedua bisnis tersebut baru akan ramai ketika memasuki musim dingin dan momen perayaan Natal. Setelah itu, bisnis Anda kemungkinan besar akan sepi pelanggan.

Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melakukan sesuatu untuk menyelamatkan bisnis Anda di luar musim tertentu. Anda bisa menerapkan beberapa cara berikut ini untuk membuat bisnis musiman Anda tetap mendapatkan keuntungan sepanjang tahun!

Kembangkan database selama musim tertentu berlangsung

Memasuki musim tertentu yang “ramah” dengan bisnis Anda, website dan lokasi bisnis Anda pasti akan sangat ramai. Selagi kedatangan banyak pengunjung, manfaatkan momen tersebut untuk mengembangkan database. Cari tahu siapa saja yang tertarik dengan produk Anda. Pastikan website Anda memiliki banyak CTA untuk membuat orang tetap stay in touch dengan Anda dengan melakukan subscribe. Beberapa tempat terbaik untuk meletakkan CTA adalah blog, homepage, halaman penjelasan produk, dan profil media sosial.

Menawarkan diskon atau promo kepada konsumen lokal di luar musim

Konsumen lokal sudah sepantasnya mendapatkan perhatian lebih dari Anda. Ketika musim kesayangan Anda berlalu dan para turis serta pendatang telah kembali ke asal masing-masing, Anda harus bisa memanfaatkan kehadiran konsumen lokal untuk membuat bisnis tetap berjalan. Berikan diskon atau promo spesial kepada mereka untuk menjalin hubungan yang baik, sekaligus sebagai bentuk terima kasih karena mereka tetap berada di sana sepanjang tahun. Hal ini pernah dilakukan oleh Big Bottom Market, yang bergerak di bidang kuliner. Bisnis mereka berjalan lambat selama Oktober hingga April dan untuk mengatasinya, mereka mendiskon produk wine hingga $12-$15 dari yang semula mencapai $30-$40.

Eksperimen dengan penawaran produk baru

Tidak ada salahnya bereksperimen menawarkan produk baru saat musim kejayaan Anda berlalu. Siapa tahu produk tersebut laku keras di pasaran dan Anda bisa mengembangkan bisnis Anda. Kona Ice, sebuah perusahaan es, melakukan adaptasi saat musim dingin dengan menjual kopi. Tidak hanya untuk tetap mendapat pemasukan, cara tersebut juga mampu membantu mereka menjalin hubungan dengan konsumen. Pada awalnya, konsumen Anda mungkin akan terkesan waspada dengan produk baru tersebut. Namun, dengan pendekatan yang tepat, mereka pasti akan menerimanya.

Menciptakan hype di luar musim tertentu

Masih bingung harus melakukan apa di luar musim kejayaan bisnis Anda? Jangan berhenti untuk tetap menjaga dan menciptakan hype di kalangan target pasar Anda. Hal ini sukses dilakukan oleh Balsam Hill Christmas Tree Co, perusahaan penghasil pohon Natal buatan. Pemiliknya, Thomas Harman, rajin mengadakan event selama bulan-bulan di luar momen Natal untuk membangun excitement. Ia juga memberi diskon khusus bagi konsumen yang membeli pohon Natal dalam jangka waktu tersebut. Hasilnya, orang pun berbondong-bondong membeli pohon Natal dari Harman meski Natal masih lama datang.


Meski pemasukan menjadi hal penting dalam bisnis, tetapi jangan lupa untuk tetap menjalin hubungan baik dengan konsumen. Anda bisa melakukan ini dengan mengirimkan email, sekaligus untuk mengingatkan mereka bahwa bisnis Anda masih berjalan. Sebagai cara lain, gunakan media sosial untuk tetap terjalin dengan target audiens. Gali insight dari mereka untuk kemudian dikembangkan pada promosi selanjutnya.

Semoga bermanfaat!

Sumber: Entrepreneur, Business News Daily, HubSpot Blog

Join Us

Artikel - Artikel Terkait