Tips dan Trik Penggunaan Hashtag

cara menggunakan hashtag

Keberadaan hashtag atau tanda pagar (tagar) sudah tidak dapat dilepaskan dari media sosial. Anda pun pasti pernah atau bahkan sering menjumpai post atau caption dengan hashtag. Walaupun begitu, ternyata banyak juga yang belum mengetahui cara menggunakan hashtag dengan benar. Padahal, jika digunakan dengan tepat, dampak hashtag sangat besar dan menguntungkan.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara memanfaatkan dan menggunakan hashtag secara tepat. Nah berikut adalah tips untuk memanfaatkan hashtag sebaik mungkin.

Lebih spesifik lebih baik

Semakin spesifik hashtag Anda, semakin besar pula kemungkinan bisnis dan produk Anda untuk ditemukan oleh orang-orang yang tepat. Hindari menggunakan hashtag yang terlalu umum karena pada akhirnya orang-orang yang menemukan post Anda, walaupun banyak, belum tentu relevan dengan bisnis Anda. Hashtag yang terlalu umum seperti #makanan memang memiliki jangkauan yang luas, tapi yang menggunakannya pun sangat banyak, jadi motivasi orang yang mencari hashtag tersebut bisa jadi sangat berbeda dengan apa yang bisnis Anda tawarkan.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki usaha bucket bunga untuk keperluan wisuda, hindari menggunakan #bunga. Orang-orang yang mencari #bunga bisa jadi orang-orang yang sekadar penggemar bunga, orang-orang yang sedang mencari bunga untuk tamannya, atau bahkan orang-orang yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan bisnis Anda. Akan lebih baik jika Anda langsung menggunakan hashtag yang spesifik seperti #bucketwisuda atau #bungawisuda. Hashtag yang seperti ini akan mempermudah target pasar Anda menemukan bisnis Anda.

Setiap media sosial punya aturan main tersendiri

Tujuan awal dibuatnya hashtag adalah untuk membuat konten lebih terkelompok sehingga lebih mudah untuk ditemukan kembali. Meskipun demikian, dalam penerapannya hashtag memiliki aturan mainnya masing-masing. Biasanya hal ini bergantung pada jenis platform yang digunakan.

Sebagai contoh, penggunaan hashtag di Instagram berbeda dengan penggunaan hashtag di Twitter. Hashtag yang digunakan di Instagram cenderung lebih fokus pada deskripsi konten. Sedangkan dalam media sosial Twitter, hashtag berfungsi untuk menandai topik pembicaraan dan juga kelompok tertentu yang ingin Anda jadikan target pasar. Karena itu, pastikan Anda tahu fungsi dan kegunaan hashtag dalam platform media sosial pilihan Anda.

Terlalu banyak hashtag itu tidak baik

Kadang dalam memilih hashtag untuk konten media sosial Anda, ada dorongan untuk menggunakan sebanyak mungkin hashtag dengan alasan bisa menjangkau lebih banyak orang. Hal ini mungkin ada betulnya, namun terlalu banyak hashtag pun akan percuma jika hashtag-hashtag tersebut tidak terlalu relevan dengan bisnis Anda. Karena itu, usahakan untuk memilih beberapa hashtag yang memang cocok dan efektif menjangkau pasar yang tepat saja.

Pastikan juga hashtag Anda tidak terlalu panjang karena akan sulit dibaca dan dimengerti. Selain itu, hashtag yang panjang juga sulit diingat. Orang-orang pun belum tentu memikirkan hashtag tersebut saat ingin mencari produk yang Anda tawarkan, jadi cobalah untuk berpikir seperti target pasar Anda dan temukan hashtag-hashtag yang kemungkinan besar mereka gunakan.

Buatlah hashtag yang kreatif dan mudah diingat

Anda tidak perlu menyebut brand Anda untuk mempromosikannya. Ada banyak cara lain yang bisa Anda gunakan. Bahkan, untuk kampanye-kampanye tertentu, akan lebih baik jika Anda bisa membuat sebuah hashtag yang berkesan dan mudah diingat. Sebagai contoh, McDonald's menggunakan #JelajahRasaAsia untuk mempromosikan deretan masakan Asianya seperti Szechuan Chicken Rice. Mereka tidak mencantumkan brand McDonald's, tapi dengan penargetan dan pemasaran yang tepat, hashtag buatan mereka pun berhasil dikenal baik oleh masyarakat.


Penggunaan hashtag yang baik akan membantu target pasar Anda menemukan bisnis Anda dengan lebih mudah. Pastikan untuk memperhatikan tips yang telah dijabarkan di atas supaya hashtag Anda menjadi lebih efisien.

Sumber: Hootsuite, Forbes, Sprout Social