Tips Desain untuk Membuat Banner Ads yang Efektif

banner ads

Banner ads merupakan salah satu bentuk digital marketing yang paling efektif digunakan saat ini. Banyak perusahaan yang mengunakan banner ads dalam beragam bentuk karena harganya yang relatif terjangkau, performanya mudah dianalisis, dan mampu membantu meningkatkan brand awareness. Ada cukup banyak hal yang dapat memengaruhi efektivitas suatu banner ads. Beberapa di antaranya bisa Anda simak di bawah ini.

Gunakan ukuran standar

Banner ads bukanlah tipe proyek yang bisa cocok diterapkan di manapun dengan satu ukuran. Anda harus mencari tahu spesifikasi website tempat Anda hendak meletakkan banner ads. Kabar baiknya, mayoritas website menggunakan ukuran yang seragam. Google AdWords, salah satu penyedia layanan banner ads terbesar di internet, cukup up-to-date dalam menginformasikan data ukuran banner ads terbaru. Dari sekian ukuran yang ada, setidaknya ada empat ukuran standar yang harus Anda pertimbangkan, yaitu:

  • 728 pixel x 90 pixel leaderboard (sering kali berada di bagian atas atau bawah halaman website)
  • 300 pixel x 250 pixel medium rectangle (sering kali berada di bagian kanan halaman website)
  • 300 pixel x 600 pixel half page
  • 320 pixel x 100 pixel mobile banner

Atur “hirearki” dari komponen iklan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, banner ads didesain untuk meningkatkan brand awareness dan menarik traffic pada website. Demi mencapai tujuan tersebut, ada tiga komponen dasar yang harus ada pada banner ads Anda, yaitu:

1. Logo perusahaan:

Pastikan agar logo perusahaan Anda terlihat cukup dominan, tetapi tidak menutupi proposisi nilai dan Call-to-Action (CTA) dari iklan Anda.

2. Proposisi nilai:

Komponen satu ini menunjukkan produk yang Anda tawarkan dan menarik perhatian melalui produk yang atraktif, penawaran tertentu, dan lain sebagainya. Contohnya seperti “High Quality”, “Free”, atau “Limited Time Offer”. Proposisi nilai harus menjadi hal pertama yang dilihat oleh pengunjung website, jadi pastikan nilai tersebut benar-benar mendominasi banner ads.

3. Call to Action:

Umumnya, CTA terbentuk dari teks atau button dengan kata-kata seperti “Click Here”, “Download Now”, atau “Learn More”. Meskipun tidak boleh terlalu mendominasi banner ads, pastikan ukurannya tetap mampu menarik perhatian pengunjung untuk meng-klik-nya.

Jaga konsistensi brand

konsistensi brand

Perlu diingat bahwa banner ads merupakan “perpanjangan” atau kelanjutan dari kampanye marketing yang Anda jalankan. Selain menentukan bentuk dan ukuran yang tepat, penting bagi Anda untuk menjaga konsistensi visual agar sejalan dengan image dari brand Anda. Gunakan warna, gambar, dan gaya desain serupa di seluruh material marketing. Dalam prosesnya, Anda mungkin akan dituntut untuk mengerahkan kreativitas lebih, mengingat bahwa tidak semua banner ads memiliki ukuran yang sama dan dibutuhkan penyesuaian untuk mendesainnya.

Gunakan gambar yang relevan

simple ads

Anda membutuhkan foto atau gambar untuk banner ads? Pilihlah gambar relevan beresolusi tinggi yang mampu menonjolkan pesan dan masih terkait dengan produk Anda. Jangan menerapkan konsep yang terlalu abstrak. Jika tidak memiliki budget yang cukup untuk menggunakan jasa fotografi profesional atau merekrut seorang model, Anda bisa membeli license dengan harga terjangkau untuk foto-foto yang Anda inginkan di beberapa layanan penyedia seperti Shutterstock. Meski begitu, Anda tidak harus selalu mencantumkan gambar pada banner ads Anda. Banner ads dengan tipografi tulisan menarik juga bisa memberikan performa efektif.

Fokus pada copywriting

ads copywriting

Meskipun berupa kata-kata, copywriting sebenarnya masih salah satu bagian penentu dari suatu dessain. Karena banner ads tidak memiliki ukuran yang begitu besar, Anda harus benar-benar memikirkan copywriting yang tepat dan mampu menggaet pengunjung website. Anda tentu tidak mau banner ads Anda berisi ratusan kata yang dijejalkan, bukan? Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk menggunakan jasa copywriter. Gunakan pemilihan kata yang mampu memancing rasa penasaran orang agar mau meng-klik banner ads Anda.


Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan pada banner ads Anda. Tentu Anda masih bisa bereksperimen pada setiap tips di atas. Penting untuk diingat pula bahwa banner ads yang efektif tidak hanya dinilai dari seberapa bagus tampilannya, melainkan juga performanya. Tampilan desain banner ads Anda mungkin tidak sebagus yang diinginkan, tetapi jika benar-benar mampu meningkatkan brand awareness dan menarik traffic, maka banner ads Anda dapat dikatakan sukses.

Sumber: 99designs, design shack

Join Us

Artikel - Artikel Terkait