Tips Memaksimalkan Engagement Push Notification Anda

push notification

Push notification, sebuah notifikasi yang kerap muncul pada pengguna smartphone atau komputer, adalah salah satu media untuk menginformasikan pengguna atau user Anda mengetahui layanan terbaru dari produk Anda. Sayangnya, push notification ini sering dianggap sebagai angin lalu atau justru sebagai hal yang menyebalkan bagi beberapa jenis user. Alih-alih membukanya, user Anda justru bisa jadi mematikan push notification. Agar hal ini tak terjadi, ikuti tips memaksimalkan push notification untuk user Anda di bawah ini.

Gunakan pesan yang pendek

Menurut data, penggunaan pesan yang pendek dan lugas bisa menjadi pertimbangan seseorang untuk membuka push notification atau tidak. Sebaiknya, gunakan pesan yang kurang dari 24 kata agar user Anda tidak perlu susah-susah membaca banyak hal. Hindari penggunaan push notification dengan pesan yang bersambung (ada "..." di push notification, mengindikasikan ada pesan lanjutan yang harus dibaca oleh pengguna). Bila Anda terpaksa menggunakannya, pastikan hal ini dikemas dengan sangat baik sehingga user merasa perlu untuk membuka push notification ini.

Penggunaan gambar atau emoji bisa jadi pilihan

Memang menggunakan gambar atau emoji bisa lebih merepotkan, namun tak ada salahnya untuk memanfaatkan fitur ini. Click rate dari push notification yang menggunakan gambar dan/atau emoji 57% lebih tinggi dari yang tidak menggunakannya. Namun, ini juga tergantung dari apa yang Anda berikan. Bila tidak cocok dengan target market Anda, maka mereka pun juga justru merasa gambar dan emoji tersebut tidak relevan dengan apa yang ingin mereka terima. Pastikan gambar dan/atau emoji ini juga digunakan sesuai dengan pesannya. Jangan memberikan emoji pada pesan-pesan yang sifatnya formal dan pilih gambar-gambar yang pas dengan push notification tersebut.

Personalisasi konten

Hal terpenting untuk diperhatikan adalah personalisasi konten dari push notification tersebut. Pasalnya, konten dari push notification itu penting. Orang akan lebih suka melihat push notification yang sifatnya menarik daripada yang sekadar memberitahukan sesuatu. Buat kalimat yang bisa menarik para user. Anda juga bisa membuat push notification yang sifatnya memanggil mereka dengan nama. Beberapa aplikasi game melakukan hal ini untuk memberi tahu user-nya bahwa energi di game tersebut sudah terisi dan para user bisa kembali berpetualang di game tersebut.

Bereksperimen dengan satu tema

Agar semakin mengefektifkan penggunaan push notification, Anda bisa bereksperimen dengan tema yang sama. Contohnya, Anda ingin mengirimkan pesan tentang offer yang akan hangus esok hari. Pada push notification pertama, Anda bisa menggunakan kata "Penawaran akan habis besok!" dan di push notification kedua, Anda bisa menggukan "Penawaran akan habis dalam 24 jam!". Perhatikan mana yang lebih banyak diklik oleh user dan hal ini bisa menjadi pelajaran Anda untuk ke depannya.

Bila user Anda lebih suka dengan opsi ke dua, berarti ke depannya Anda lebih baik menggunakan pengiriman yang berbasis Angka. Bila lebih suka yang pertama, berarti sebaiknya Anda menggunakan kata-kata. Perhatikan hal-hal seperti ini untuk efektivitas push notification Anda. Karena bagi beberapa tempat, push notification adalah cara terjitu untuk meningkatkan penggunaan.


Ada banyak cara untuk membuat push notification Anda dilirik oleh user. Anda harus benar-benar memahami bahasa apa yang mereka sukai dan juga apakah mereka lebih menyukai penggunaan gambar atau tidak. Tidak semua strategi yang menarik bagi khalayak A menarik untuk khalayak B. Selamat mencoba!

Sumber: CleverTap, Braze Magazine