Tips Memanfaatkan Musim Liburan untuk Meningkatkan Penjualan Anda

Seasonal Marketing

Musim liburan bisa menjadi celah yang menggiurkan untuk meningkatkan omset penjualan Anda. Musim liburan cenderung merubah kebiasaan orang dalam kesehariannya, seperti mulai merencanakan destinasi liburan, menghabiskan uang lebih banyak, dan membayar makanan lebih mahal dan enak. Simak tips-tips berikut agar Anda dapat menerapkan seasonal marketing yang efektif untuk meningkatkan penjualan Anda:

1. Rencanakan lebih awal

Karena orang membutuhkan waktu untuk sampai pada tahap keputusan pembelian, rencanakan seasonal marketing lebih awal, 2-3 minggu sebelum waktu tersebut karena pelanggan membutuhkan waktu untuk berdiskusi, mempertimbangkan, menyimpan uang dan kegiatan lainnya. Jika Anda terlambat memulai promosi maka jangan Anda harap agar penjualan akan meningkat saat itu juga dan Anda akan kalah oleh kompetitor lainnya.

Gunakan kalender tahunan untuk memudahkan Anda mengetahui seasonal apa yang berlangsung setiap bulannya. Hal ini memudahkan Anda untuk mempersiapkan promo yang berlangsung beberapa minggu sebelum promo dimulai.

2. Integrasikan semua channel marketing Anda

Misalnya email marketing meliputi tombol media sosial yang memudahkan pembaca untuk share email marketing kepada keluarga dan kerabat mereka. Gunakan juga paid marketing untuk mempromosikan event, penawaran spesial dan ataupun paket yang hanya berlaku selama musim liburan berlangsung. Mengintegrasikan semuanya secara bersamaan dapat meningkatkan traffic yang lebih besar untuk penjualan Anda.

3. Gunakan promosi, insentif dan hadiah menarik

Meskipun pada seasonal marketing, pelanggan bersedia untuk menghabiskan uang lebih banyak, bukan berarti kita tidak perlu memberikan dorongan bagi pelanggan untuk melakukan pembelian. Siapkan promosi dan insentif atau hadiah menarik selama promo berlangsung. Dengan demikian, pelanggan lebih tertarik untuk berbelanja di toko online Anda dibadingkan kompetitor. Gunakan hal kecil misalnya pemberian sampel produk gratis atau diskon hingga 50% akan menjadikan pemicu bagi pelanggan untuk berbelanja.

4. Persiapkan tim customer support Anda

Berikan penjelasan kepada tim customer support Anda mengenai promosi yang berlangsung dan event yang akan berjalan selama musim liburan. Hal ini dikarenakan, tidak menutup kemungkinan akan ada banyak pertanyaan atau keluhan mengenai produk Anda selama promo berlangsung. Jika CS Anda belum siap untuk menghadapi hal ini, maka dapat berakibat untuk menjatuhkan reputasi brand dan perusahaan Anda.

5. Gunakan gambar yang sesuai dengan tema liburan yang sedang berjalan

Setiap seasonal marketing memiliki tema tertentu dan harus didukung dengan gambar atau banner yang sesuai dengan tema. Dengan demikian membuat promosi Anda mudah dikenal dan dipercaya oleh pelanggan.

Selain tips di atas, Anda bisa memanfaatkan media sosial untuk setiap seasonal marketing. Media sosial memiliki efek yang besar untuk pelanggan Anda. Oleh karena itu pastikan untuk menjalankan promosi di media sosial dengan efektif.

6. Lakukan kompetisi di Facebook

Kompetisi di media sosial selain meningkatkan traffic, juga dapat meningkatkan engagement antara brand Anda dengan pelanggan. Misalnya, dengan melakukan kompetisi pemenang akan mendapatkan gratis kupon atau produk lalu membagikannya melalui media sosial. Semakin banyak orang yang terlibat dalam kompetisi maka semakin menarik event atau promo yang sedang Anda adakan.

7. Manfaatkan hashtag Twitter

Gunakan hashtag khusus yang berhubungan dengan campaign atau promo yang berlangsung. Hal ini membedakan promosi yang berbeda antara Anda dengan lainnya. Gunakan juga hashtags promo popular lainnya agar promo Anda bisa menjadi bagian hashtag Twitter worldwide.

8. Ukur keefektifan channel media sosial Anda

Gunakan Google Analytics untuk melihat berapa banyak traffic yang dihasilkan dari media sosial yang Anda miliki. Dengan adanya ukuran tersebut Anda dapat melacak media sosial mana yang paling tepat dan efektif untuk setiap campaign atau promo yang berlagsung.

Semoga bermanfaat!

Sumber: Inc, LinkedIn

Artikel - Artikel Terkait