Tips Membuat Halaman FAQ di Website Perusahaan

Halaman FAQ

Sebagian besar pelanggan menginginkan jawaban yang cepat dan mudah dipahami ketika menanyakan sesuatu tentang sebuah brand. Untuk itulah perusahaan dan brand Anda memerlukan FAQ di dalam website perusahaan. Selain membuat segalanya lebih mudah dan sederhana untuk pelanggan, adanya FAQ ini juga dapat menekan pengeluaran terutama jika Anda menggunakan layanan customer service untuk menjawab pertanyaan konsumen.

Tidak hanya itu saja, adanya FAQ bahkan dapat meningkatkan penjualan dan brand awareness bisnis Anda. Nah, bagaimana caranya membuat FAQ yang baik dan mudah dinavigasi oleh visitor di website perusahaan Anda? Simak tips berikut untuk cari tahu caranya.

Fokus pada kebutuhan pelanggan

Pertama-tama, Anda harus fokus pada kebutuhan pelanggan dan calon pelanggan. Perhatikan pertanyaan apa saja yang sering muncul dari konsumen atau orang-orang mengenai bisnis Anda. Buatlah sebuah daftar pendek berisi pertanyaan-pertanyaan tersebut. Umumnya, pertanyaan-pertanyaan yang muncul akan berputar sekitar produk bisnis Anda serta jalan keluar bagi pelanggan saat mereka menemukan kesulitan.

Jangan ragu juga untuk memasukkan pertanyaan dengan jawaban yang mungkin Anda anggap sudah sangat jelas. Sekecil apapun permasalahan yang mungkin ditanyakan, akan lebih baik jika Anda menjawabnya untuk meyakinkan pelanggan lebih jauh.

Kelompokkan pertanyaan-pertanyaan dengan baik

Hasil daftar pertanyaan di atas bisa jadi sangat panjang, karena itu pastikan Anda mengelompokkannya dengan baik supaya pelanggan tidak bingung harus mencari jawaban di bagian mana. Anda bisa mengelompokkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah terkumpul ke dalam beberapa kategori umum yang representatif. Dengan begitu, akan lebih mudah juga bagi pelanggan untuk menemukan apa yang mereka cari.

Gunakan bahasa yang mudah dipahami

Pemilihan bahasa juga merupakan hal penting untuk FAQ. Perhatikan segmentasi target pasar Anda. Jika pelanggan Anda lebih mengarah ke kelas menengah ke atas, sebaiknya gunakan bahasa bisnis yang lebih formal. Sebaliknya, jika konsumen bisnis Anda mencakup anak muda, gunakanlah bahasa sehari-hari yang lebih mudah dipahami.

Jadi, Anda perlu menggunakan bahasa yang digunakan oleh pelanggan, bukan bahasa yang digunakan oleh perusahaan Anda. Mungkin keduanya sangat berbeda, tapi di akhir hari hal inilah yang akan membantu pelanggan mengerti lebih baik. Usahakan juga untuk tidak menggunakan kata-kata yang terlalu teknis atau sulit dimengerti kecuali sangat diperlukan. Jangan sampai pelanggan Anda malah makin bingung saat membaca FAQ yang Anda tulis.

Buatlah interface yang menarik

Konsumen Anda menginginkan jawaban yang mudah dipahami dan jelas. Hal tersebut memang wajar, tapi bagaimana caranya agar pembaca mau membaca FAQ bisnis Anda? Kuncinya terletak pada kemudahan navigasi dan tampilan dari FAQ Anda.

Pastikan Anda membuat tampilan FAQ sesederhana mungkin dengan visual yang menarik. Anda bisa menyelipkan gambar, foto, atau video yang mendukung pertanyaan dan jawaban. Contohnya, jika Anda sedang menuliskan tutorial pemasangan sebuah produk, Anda bisa membuat FAQnya lebih mudah dimengerti dengan menambahkan foto-foto atau video. Dengan begitu, pelanggan pun tidak perlu bertanya berulang-ulang seputar pertanyaan yang sama.

Pastikan Anda selalu memperhatikan FAQ di website perusahaan

Sebagai pimpinan perusahaan, penting untuk Anda selalu memperhatikan FAQ di website perusahaan. Lakukanlah pembaharuan secara berkala untuk memastikan semua informasi yang diberikan selalu yang terbaru. Jangan lupa juga untuk mencatat setiap pertanyaan yang masuk dari pelanggan. Dengan begitu, Anda bisa tahu jika ada pertanyaan yang sama muncul dan layak dimasukkan ke FAQ.


Menulis FAQ tidaklah sulit jika Anda tahu caranya. Ikuti tips-tips di atas untuk memastikan hasil penulisan FAQ Anda sesuai yang diharapkan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Sumber: Social Media Today, AutoGrow.co, Instamojo